Gejolak Sang Remaja


Alhamdulillah, puisi ini dipublikasikan di Majalah Surah  dan dipilih oleh redaksi IPPNU sebagai salah satu pemenang puisi terbaik edisi Maret 2013.
*** 

Tawaku membahana
Melihat para durjana yang terbuai cinta
Seribu kata manis tersuguh
Satu persatu wanita pun luluh.

Hai wanita
Terkadang kau harus berfikir dengan logika
Bukan telinga
Atau pun rasa

Rayuan itu bukan cinta
Mengapa kau luluh dan terpedaya?
Hah... nafsu berbingkai cinta!
Pernahkah kau menyadarinya?

Sepertinya Tidak!
Yang kau tahu, memiliki kekasih itu tampak luar biasa
Kau jadikan drama korea sebagai kiblat uji coba
Agama? Hah... aku lupa, mereka tak membutuhkannya.

Apakah kau juga golongan mereka?
Janganlah marah dan murka
Aku hanya sekedar bertanya
Bukan menuduh pun mencela

Hai para pria!
Aku telah menyeru kepada kaumku
Tapi akankah terfikir olehmu
Untuk memiliki sedikit malu?

Hentikan rayuanmu
Hentikan perhatian palsumu
Mereka bukan milikmu
Mereka belum tentu untukmu.

February 24, 2013.
Ayu 'Ulya
Puisi-[Gejolak Sang Remaja]-[Ayu 'Ulya] -(IAIN Ar-Raniry Banda Aceh)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gejolak Sang Remaja"

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya!
Besok-besok mampir lagi ya!