Tuhan Tahu Tapi Menunggu

Tak ada yang perlu disesali
Tak ada yang perlu ditangisi
Semuanya telah sesuai
Layaknya yang tertera di 'Lauhul Mahfudh'


Sudah lama tak menyapamu kawan!
Apa kabar?
Yaaahh, kata-kata yang nyaris basi diucapkan terkadang, namun cukup mampu memecahkan 'kekobongan' (baca: kondisi kikuk). Sejenis 'breaking the ice' kata orang di benua sebelah sana.

Dalam minggu ini, aku mengalami banyak sekali kejadian yang melelahkan jiwa, raga. Sebelum melanjutkan ceritaku, aku ingin mengakhirinya sejenak, ...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tuhan Tahu Tapi Menunggu"

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya!
Besok-besok mampir lagi ya!