Kerja Sampingan Boleh, Asal Waspada ! DBS kuncinya.


Aku Ingin Bersikap Netral Namun Tak Akan Kupungkiri Kebenaran dan Kenyataan.

Teman-teman wajib baca, terutama yang sebelumnya pernah berniat untuk masuk DBS, mari saya bawa anda kepada fakta terpahit bahkan termanis dan buka cakrawala Anda!


Posting ini saya buat semata agar teman-teman tidak menyesal, dan merasa rugi dikemudian hari. Karena berbisnis itu melelahkan dan penuh perjuangan sebelum akhirnya mendapatkan KEBERHASILAN, jadi butuh pengetahuan yang lebih. Sebelumnya saya meminta maaf karena posting saya sebelumnya mungkin terlalu bersemangat dan hanya mengumbar segala hal positif DBS tanpa melihat sisi-sisi negatifnya, padahal saya sudah berusaha semaksimal mungkin menggeluti berbagai sisi dari DBS tersebut tapi pemberitahuan itu belum sempurna kali ya,hehehehe

Tapi, berhubung niat saya baek gitu (ciee...cieee... gak malu bilang-bilang),

akhirnya (teng...terengggg) pola pikir saya terbuka (wahhh...gimana gitu).

Kita ungkap cerita kilas balik tentang sejarah saya masuk DBS (jangan stop baca, kali ini saya gak promo apa-apa, saya cuma mau berdiakusi segala hal yang dirahasiain, biar gak shock gitu).

Nah, pertama-tama ada seorang tetangga saya yang ngajak bisnis ini. Saya rada ogah-ogahan, paleng MLM lagi, MLM lagi gerutut hati saya.
Tapi malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, kali ini penawarannya tentang bisnis pulsa (emank saya lagi butuh) bukan niat bisnis sebenarnya, berhubung rumah saya rada jauh dari toko-toko dan kios-kios, untuk ngisi pulsa pun repot.

gak niat bisnis, gak niat nge-link dan gak niat ikot seminara sana sini, hanya butuh pulsa pribadi maka bergabunglah saya.
Belum sampai seminggu saya bergabung, tapi saya udah rajin nge-browsing sana sini dan mencari informasi detil dari bisnis ini.
Saya obrak abrik semua-muanya dari wujud malaikat sampai wujud iblisnya.
Saya baca berbagai forum yang kontra maupun pro dengan bisnis ini.
Dan akhirnya, saya menyimpulkan dengan sikap senetral-netralnya yakni:


Saya TIDAK melarang bisnis ini dan juga TIDAK sama sekali memaksa Anda Untuk Bergabung. Semua bersumber dari kemampuan dan niat kita dalam dunia bisnis.

Bingung ya? (kata guru saya kalo dah bingung berarti dah pinter, entah iya pun.hahaha)

Ok, kita ungkap fakta satu-satu yaaaa.....


Pro said: hooh, bukan MLM karena kita makai dan jualan sendiri, gak maksa cari anggota, mau cari carilah, gak mau tak apalah, yang penting join.


Contra said :apanya yang gak, liat tu sistemnya jelas-jelas harus narek orang kalo gak?
gak akan dapat bonus, itukan pembodohan dan pemaksaan, apalagi sistem binari tu, dah jelas-jelas bentuknya aja cem virus kanker, menyerap yang lemah untuk menghidupkan dan mensukseskan yang kuat dan kejam.

I said : bisa saja DBS tidak menamakan dirinya MLM, mungkin karena terdapat beberapa sistem campuran, yang diadopsi baik dari dalam negeri maupun luar negeri, namun saya tidak memungkiri kalau penerapan MLM masih kontras dalam bisnis ini sehingga 'yang kaya makin kaya, yang miskin derita loo' (maaf pak haji, daku ubah dikit liriknya,hohohoho). Hal itu semua didasarkan besar-kecilnya usaha yang dibangun oleh seorang pembisnis. Jika dia rajin untuk berusaha maka KEBERHASILAN gak akan segan menghampirinya, lhaahh, kalo cuma malas-malasan dan hanya ongkang-ongkang kaki doank mana bisaaaa. Wake up guys!

2. Gak ada sistem tutup point
Pro said: beneerrr banget, jadi kita gak susah dan repot untuk ngejar target, bener-bener easy going.


Contra said: apanya yang easy going, jelas-jelas didaftar keanggotaan terdapat bonus mingguan dan bulanan, bukannya itu sama dengan tutup point?
Gak dapat mangsa = gak ada bonus.
Istilahnya aja yang dipermak dan Innocent, padahal kedok doank, semua MLM sammmaaa aja.


I said: hmmm... emank sih gak ada istilah tutup point sehingga kita gak dipaksa untuk ngejar target, taaapii rugi donk kalo gak dapat bonus . Mann jadda wajadaa (Siapa yang berusaha maka dia akan menuai)

3. Harga produk DBS lebih murah

Pro said: jelasssss!


Contra said : preeeettttt, pue pegah!


I said: nyooooe kadang, yok kita browsing di Internet dan bandingin harganya. Kita ambil beberapa contoh pulsa aja yaa, dari harga dasarnya:

- DBS
- j2cell
-Teletop

harga masih bisa berubah, tergantung sikon. Jadi, terserah temen-temen mau tanggapinke gimana?
Adapun kelebihan yang diterapkan oleh DBS yakni bonus pulsa yang akan ditransfer langsung kepada member yang bergabung. Jadi, walau agak mahalan (sekitar Rp.500 kali yaa) mungkin kedepannya lebih untung karena mendapatkan bonus, baik deposit maupun pulsa. Yaaaa, tergantung pemikiran dan opini masing-masing.
4. DBS berbasis syariah muamalah dan mudharabah

Pro said: Aa Gmy aja ikut nimbrung, masak kita ngeraguin Aa, ilmunya udah tinggi, masalah halal haram, wuissss, dijamin dah.

Contra said: Aa Gmy dijadiin maskot, diakan cuma manusia biasa, gak ada yang bisa jamin kalo dengan bergabungnya Aa di DBS perusahaan itu menjadi jelas kehalalannya.
Paling dia gabung karena iming-iming bantuan dana untuk pesantren yang dia kelola, beuhhhh!


I said: Aa Gmy memang bukan nabi dia hanya manusia biasa yang mungkin ketakwaannya itu lebih dari pada saya, jadi saya juga tidak mengklaim beliau itu salah karena telah bergabung.

Bukan karena beliau gak punya ilmu syariah yang cukup tentang bisnis-bisnis semacam ini,
mungkin saja perusahaan mengimin-imingkan dana untuk membangun pesantren, beliau tergugah untuk berniat baik dan berusaha menempuh jalur halal untuk bergabung dengan perusahaan sehingga hasilnya bisa digunakanuntuk membangun pesatren dan menciptakan generasi Islami, dsb.
Yang perlu kita garis bawahi saudara-saudara, niat baik tidak ada gunanya sebelum berbuat baik.


Bisa saja saat petemuan dengan Aa, pihak perusahaan menjelaskan segala hal positif yang mereka punya,
emank sihh... bisa saja mereka berkata jujur tapi segala efek negatif perusahaan di-skip.
Aa mana tau, diakan manusia biasa, perusahaan yang ngolah baik buruknya.


Dan yang terpenting, setau saya Sertifikat berlegal HALAL dari MUI telah disahkan di beberapa provinsi. Tapi
Yang jelas, menurut saya bisnis MLM masih tergolongSyubhat.
DBS pun memiliki pro dan contra tersendiri tentang apakah dia tergolong MLM atau tidak. Menurut aku sih, selama kita berjalan di jalan yang benar gak masalah.


Kesimpulan:

* Saya serahkan semua kesimpulan kepada pembaca, mungkin saja Anda pintar dan cerdas dalam pemikiran, tapi sebagai penulis saya meminta Anda untuk membaca artikel ini dengan hati nurani.
(lho? pakek mata kaleeekk)


* Mungkin sebahagian pembaca yang membaca artikel ini akan memberikan tanggapan positif, negatif bahkan mengabaikannya, itu bukan masalah bagi saya, saya menerima itu semua dengan senang hati, tugas saya hanya menyampaikan kebenaran dan keterbukaan pemikiran, masalah diterima atau tidak 'that is not my business'.




Dengan posting ini berarti 50% saya sudah merugikan diri saya sendiri karena saya membuka pemikiran masyarakat Indonesia terutama Aceh sehingga akan sulit bagi saya merekrut member terutama yang tidak berskill di dunia bisnis dan tidak tau menahu dalam hal Tehnologi Informasi.
Buat apa tertawa di atas penderitaan orang lain? Lebih bagus saya menjelaskan langsung efek buruk dan baik dari bisnis yang saya geluti sehingga orang-orang yang saya ajak tidak merugi dan tanpa paksaan.


Saya sangat menyayangkan para orang tua, sahabat, dan masyarakat yang terjebak karena kurangnya pengetahuan dan informasi bisnis yang berbasis teknologi dan IT sehingga mereka menelan mentah-mentah semua info yang ditawarkan dari brosur, dan berbagai info yang disampaikan dari mulut ke mulut tanpa bisa membandingkan dan memikirkan ulang segala resikonya.


Yang terakhir saya imbau:

Teman-teman, berbisnis itu tidak salah namun berbisnislah dengan jalur halalal thaiban sehingga hasilnya kelak berkah.
Sebisa mungkin hindari syubhat karena sepengetahuan saya: kullu syubhat haramun (setiap syubhat itu haram hukumnya).


Berbisnislah secara adil, jujur dan terbuka, selanjutnya biarkan masyarakat menilai. Segala hal yang dimulai dari kebajikan juga InsyaAllah akan mendatangkan kebajikan.

Kaya Harta ? Boleh yang penting Iman dan Takwa tetap menjadi juara. Saya tidak ingin kehilangan iman dan hati nurani saya.

Makasih ya udah mau baca posting saya!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kerja Sampingan Boleh, Asal Waspada ! DBS kuncinya."

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya!
Besok-besok mampir lagi ya!