3 Agustus 2010

Ketika Pena dan Kertas Bercengkrama

Aq lelah keluh tinta

Aq letih kata tangan

Aq mengantuk seru mata

Aq mulai demam rintih otak


Kami kepanasan kata buku-buku
yang bertindihan sejak tadi

Kami berdesakan lapor para huruf

Kami letih gerutut sang jemari

Kami lusuh geram stip-X


tapi, di sisi lain
disudut sana
Kertas dan Pena masih setia bercengkrama


"mereka terlalu banyak mengeluh", bisik kertas, "aq tak kan mengeluh karena pemilik kita juga tampak lelah bukan?".

(terseyum) aq mendengar alunan melodi jiwanya yang tak pernah berputus asa.
Hingga aq kan terus menari diatasmu, kertas, sampai matanya terpejam dan tangannya terkulai", ucap pena khidmat.

Dan akhirnya , aq terus berharap agar pena dan kertas tak bosan bercengkrama hingga usai tugas ini smua! SEMOGA!


15 April 2010, 00:11

Reaksi:

0 komentar: